Sunday, 25 August 2019

Iqra' dan Al Qalam

Bukan hal yang biasa lagi bukan, menulis telah mendunia dari dulu hingga kini. Namun beberapa tahun terakhir minat pemuda akan dunia menulis seperti terabaikan dan tidak ada wadah pembelajaran. Beruntung pemerintah sepertinya mulai menyadari akan hal ini.

Dunia menulis atau literasi kini mulai digalakkan kembali. Perlu dilihat lagi kenapa hal ini terjadi. Coba sejenak kembali kesejarah, dalam islam dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW menerima Wahyu pertama sebagai petunjuk umat dengan surat pertama yang berbunyi Iqra' yang artinya bacalah.

Apakah mungkin kita membaca tanpa ada tulisan. Iqra turun bersama dengan Al-Qalam yang artinya pena. Surat Al-Qalam sendiri turun setelah Surat Al-Alaq. Surat Al-Alaq ayat 1-5 yang turun pertama menunjukkan bahwa perintah membaca menjadi ajaran dan dilanjutkan untuk menulis.

Banyak yang berpendapat dengan membaca akan melihat dunia, dan dengan menulis  akan dilihat dunia. Menulis kini dikembangkan dipelosok negeri, kelompok literasi yang terus bermunculan. Semua demi menumbuhkan Al-Qalam agar digunakan dan bermanfaat bagi sesama.

Sebagai contoh komunitas Kopling merupakan komunitas yang baru-baru ini tengah membuka wadah pembelajaran bagi pecinta literasi. Komunitas asli Kota Angin ini terus mengembangkan karyanya dengan hal-hal baru yang ditularkan oleh perintisnya.