Titik pudar memudar
Pupil mengecil
Menutup retina
Menghilangkan jejak kerinduan
Hitam gelap pekat
Secercah cahaya
Menampakkan titik kerinduan
Membesarkan pupil
Bayangan terlihat nyata
Sosok tinggi menjulang
Tersenyum
Melambai
Katakan
Duduklah
Beristirahat tanpa tapi
Bersandar tanpa nanti
Merindukan cahaya illahi
Katakan
Membaca fikiran
Bukan aku Tuhan
Baca berulang kali aku blm ngerti
ReplyDeleteBaca lagi" haha
DeleteIya nih, aku juga ga paham. Hanya ada kengerian saat membaca "sosok tinggi menjulang, tersenyum, melambai"
ReplyDeleteSoalnya, aku penakut.. Hehe...
Pasti mikir yang tidak"
DeleteQ bingung kak....
ReplyDeleteSini tak pegang
DeleteApakah ini ttg rindu yg terus membayangi dan mengejar-ngejar kita? Wkwk. Maap kalo salah .
ReplyDeleteBisa jadi haha
DeleteKok bacanya agak horor ya ...kubaca berulang masih belum dapat juga makna tersiratnya...
ReplyDeleteHahaha
DeleteAku bingung maksud isinya gimana, maaf ya
ReplyDeleteHaha gpp memang sengaja dibuat seperti itu
Deleteapakah ini puisi tentang bertemu Tuhan?
ReplyDeleteImajinasinya 👍
Delete