▼
Sunday, 29 September 2019
Aku patah diujung senja
Malam suram semerbak wangi
Kau pergi dengan sejuta mimpi imajinasi
Tangisku menjadi
Manusia setengah dewa yang kupuja
Bagai domba bertaring serigala
Membidik manja menoreh luka
menusuk jantung dan merobeknya
Ragaku layu tak bertamu
Membayangkan sejuta presisi yang tak tertemu
Ruang mimbar lebar tidak lebih dari kecilnya burung sangkar
Akankah kau insan yang ku kejar
Putaran galaksi Bimasakti searah rotasi bumi
Aku kira nafas akan terhenti
Ternyata salah, genggaman tangan-Mu
Tamparan cinta-Mu Maha Suci
Dekap aku peluk aku disepertiga malam-Mu
Mampukan melewati pusaran topan tak berbahan
Sementara rotasi bumi tiada henti dan tak kusadari
Memecahkan cerebelum dengan sejuta presisi
(Mencari Judul)
No comments:
Post a Comment