![]() |
| Taken By Fifa |
Hari Ini piket kamarku masak, tentunya dengan sohib sekamarku, menu buka puasa. Suara terompet andalan Pak Sayur menjadi alarm yang memaksaku bangun. Suara tetangga samping yang tidak kalah dengan musik rock and roll tidak mampu membangunkan Emoon (sohib kamarku), efek konser semalam bersama drama korea kesukaannya.
"Sayur...sayur...!!! Nyaring, melengkingnya suara Pak Sayur. Kami pun keluar dengan mata belekan, sedikit sipit seperti keturunan china. Belum apa-apa kacang hijau, gula merah dan teman-teman pelengkap kolak dipesan oleh Emoon (bacanya eMuuun). Aku juga tidak mau kalah, seabrek bahan sayur kesukaan anak FIFA terkumpul. Setelah semua tersiapkan kami melanjutkan aktivitas seperti biasa.
***
Rasanya mataku baru berkedip tetapi senja tidak malu-malunya buruan menyapa. Kami kembali beraksi dengan aneka sayur mentah, Emoon bersiap untuk masakan andalannya oseng jamur krispi sebagi hidangan pembuka. Dia paling jago buat mengotak atik sayuran jadi lauk ala shep Emoon . Hobbynya itu kini berlanjut di cookpad ini. Eich Emoon itu nama panggilan sayang dari ku berawal dari kisah Munaroh dan Bang Ocit ditelevisi. Kita lanjut ke masakan, bagianku adalah memotong-tong mereka hingga siap di masukkan wajan. Si Emoon sibuk membuat bumbu dan menggoreng lauk berbahan kedelai busuk hasil fermentasi itu.
Sekejap saja makanan buka dan sahur besok sudah siap diboyongnya. Kini tugas berganti padaku membuat makanan pembuka, pakai basmallah aja kali ya. Kolak kita sore ini pakai kacang hijau, pasti menunggu seabad buat dia mekar sempurna. Sembari membiarkan dia mengembangkan diri, aku nimbrung bareng dikamar nonton drama korea yang tidak tahu ceritanya. Ngangguk-ngangguk aja biar Emoon senang mesti tidak paham juga. Satu episode selesai, "bau apaan ini" teriak senior ganas dikosan. Eits lupa kacang hijau ku, sudah habis oleh sijago merah dia menghitam pekat.
#RWCodop2019
#OneDayOnePost
#Day03 #Kolak
#RWCodop2019
#OneDayOnePost
#Day03 #Kolak

No comments:
Post a Comment