Friday, 4 October 2019

Ruang Kepeng

Berbondong-bondong insan berdatangan
Bukan acara hajatan
Bukan pasar perbelanjaan
Bukan pula tempat peribadahan

Waktu dikorbankan
Tenaga digunakan
Demi kau semua terelakan
Nyawa pun terlupakan

Apakah kau racun insan?
Menipu paras tuan
Berkuasa bagi yang tidak faham
Tidak berkah bagi yang mampu memanfaatkan

Apakah kau racun insan?
Berkedok keindahan dan kekuasaan
Mencekam membius kesadaran insan
Dengan bunga besar-besaran

Sedikit demi sedikit kau ringkus kebahagiaan
Tidak ada ampun tuan
 Terlambat dan berat
Sekali terhambat bunga membesar berlipat-lipat

10 comments:

  1. baca berulang kali tapi masih bertanya-tanya puisi ini tentang apa

    ReplyDelete
  2. Ini tentang Riba bukan?sama kayak kak Dwi... berulang-ulang cari pesannya...hehe

    ReplyDelete
  3. Apakah itu bercerita tentang uang?

    ReplyDelete
  4. ini puisi hikayat bukan ka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ilmuku masih cetek, sekedar nulis puisi haha

      Delete