Tuesday, 10 September 2019

Celotehan Angin

"Siapa Akep.id, siapa dia sebenarnya, sosok seperti apa, tidak terlihat jelas bahkan profil yang disamarkan sepertinya?"

Mungkin diantara kalian yang mampir di blog pemula ini akan bertanya-tanya. Tidak penting siapa penulis disini, yang terpenting bacalah apa yang ditulis bukan siapa yang menulis. Jika tulisan ini bermanfaat dan menjadi baik gunakan, tetapi jika tidak maka abaikan dan jika salah boleh untuk memberikan teguran.

Ibu kota pindah ke Kalimantan. Pasti bukan hal asing bahkan sudah mendengar kalimat ini berkali-kali. Rencana ini secara resmi di ucapkan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo beberapa pekan lalu.

Apakah penulis akan ikut dengan sejuta netizen yang tengah beradu argumentasi untuk hal ini?
Sekali lagi tidak. Ingat tidak!
Setuju atau tidak, hal ini dilakukan bukan masalah, karena itu hak kalian semua.
Lalu untuk apa?

Bisa dibilang ini masalah dan setiap masalah selalu ada solusinya. Bahkan kanker yang sempat menjadi penyakit mematikan kini telah ditemukan obatnya. Iya pohon asli Kalimantan, yang ditemukan dalam penelitian anak SMA bernama pohon bajakah. Hal ini sama halnya polemik akan perpindahan Ibu Kota Negara yang pasti banyak pro dan kontra. Dalam tulisan saya di bab sebelumnya https://duniasawah.blogspot.com/2019/05/satu-gelas-beda-warna-itu-biasa.html
terdapat makna bahwa warna sirup yang berbeda dapat bersatu dengan indah dan nikmat seharusnya kita pun demikian.


Salam Damai, Kota Angin



16 comments:

  1. Perbedaan pendapat itu indah hee

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Kagak nyambung ya? Awalnya mau fokus ke agriculture tpi berhubung ada acara RWC ya sudah

      Delete
  3. kok rasanya kayak ceritanya menggantung ya kak. atau perasaan aku saja?

    ReplyDelete
  4. Kek masih ada kelanjutannya gitu ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kak hanya saja masih kurang informasi jadi stop sampai disini

      Delete
  5. Semoga keberadaan pohon bajakah tidak terancam seiring rencana kepindahan Ibukota.

    ReplyDelete
  6. Melihat pohon bajakah disebut di sini, aku jadi teringat pembicaraan di kelas bersama dosen tentang pohon ini

    ReplyDelete
  7. Apakah masih ada kelanjutannya ini, Kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ada jika ide awal sudah ada info kelanjutannya

      Delete

Serabut Mimpi

Haruskah ku tuangkan kopi bergula ini kedalam kerongkongan Saat ku lihat kau tengah memikul duri-duri tajam berserat kepedihan Tiada mungkin...