Thursday, 10 October 2019

Paradigma Kehidupan


Kamu adalah aku
Kamu yang kupandang
Kamu yang tak tersentuh
Berkontur bercahaya

Tiga dimensi seukuran tubuh ini
Setiap ku tersenyum kau begitu
Setiap ku marah kau pun sama
ketika ku menangis kau juga

Tidak ada yang mengalah
Karena kamu adalah aku
Aku yang tidak bisa mengalahkan mu
Kamu yang tidak akan pernah bisa mengalahkanku

Parasmu memukau diri
Sering ku dekati kau bagai sepenggal hati
Kita sama, sama dalam tatap dan ekspresi
Sering ku singgahi pastikan baik-baik raut paras ini

Terkadang kau pasok, berbekal gemerlap pendar
Kau jadikan berbinar
Kau terbawa setiap hawa
Berbeda versi bulat, persegi sama sisi

Pirsa buntut menoleh muka
Tidak perlu, terlalu banyak kebaikan mu
Ketika kau murka, patah oleh diri
Ku berdarah, insan sejati yang membuat mu lebih indah dari hari ini

10 comments:

Serabut Mimpi

Haruskah ku tuangkan kopi bergula ini kedalam kerongkongan Saat ku lihat kau tengah memikul duri-duri tajam berserat kepedihan Tiada mungkin...