Saturday, 19 October 2019

Misi Tuhan

Nada menawan bersautan
Menandakan panggilan
Berdiri ditepi hati
Merdu suara menusuk diri

Menjelma diantara senja yang tengah melenyapkan diri
Membawa sejuta pesan abadi
Menertawakan malam yang mencekam
Nama yang sama terus terdengar

Seolah mengatakan
"Aku tidak takut malam"
Beberapa sadar
Banyak yang bungkam

Tertutup mata dan telinga
Oleh belis dunia fana
Menjelma berbentuk keadaan
Rengsa jiwa dan kesibukan

Panggilan yang indah
Tidak terlupakan
Sebelum datang penyesalan
Tunaikan panggilan

8 comments:

Serabut Mimpi

Haruskah ku tuangkan kopi bergula ini kedalam kerongkongan Saat ku lihat kau tengah memikul duri-duri tajam berserat kepedihan Tiada mungkin...