Tuesday, 26 November 2019

Bertamu Muhammad


Ku kira malam robiul awal akan melihatmu
Tatkala malam menutup cahaya surya
Cahaya lain meremang menampakkan dunia
Barisan anak muda berdendang

Ku rasa gravitasi Newton tengah memperdayai ku
Aku melihatnya tepat diatap lantai tiga
Terusik manja dengan aroma kebisingan kota
Menjamu dendang dengan secercah lantunan sholawat badar bergema

Proses lakrimasi melelehkan mata hati
Kala Khalaf bercengkrama perjuangan Nabi Muhammad SAW
Buramkah dunia instan berlatar maya?
Gemelut kesibukan insan dunia

Lagi, Ku tatap nanar bertabur angkasa di pusar kota
Angin malam laksana surga
Aku pemerhati yang merindu
Menerka tamu adalah dirimu
Lalu?
Kutemukan Kau dilubuk hati umatmu

Nganjuk, 2019

No comments:

Post a Comment

Serabut Mimpi

Haruskah ku tuangkan kopi bergula ini kedalam kerongkongan Saat ku lihat kau tengah memikul duri-duri tajam berserat kepedihan Tiada mungkin...